Senin, 17 Oktober 2016

Liburan TERBAIK yang pernah ada





Gara-gara hari itu saya jadi trauma kalo diajak liburan.

Bicara tentang liburan sebelumnya saya sudah pernah mengalami kejadian pahit tntang liburan di postingan yang saya tulis disini.

Dan beberapa bulan yang lalu saya kembali merasakan hal yang sama. Bahkan lebih pahit!. Menimbulkan depresi yang sangat amat mendalam bagi pandangan saya tentang liburan!.

Ceritanya siang2 tanpa ada arah menghadang dan rintangan menghujam. Untuk pertama kalinya seumur hidup mama mengajak saya untuk liburan di Surabaya hari itu juga! Katanya om saya yang mengajak, kakak laki-lakinya mama yang tinggal di Brunei. Sebut saja namanya om Junaidi.

Rasanya senang sekali, apalagi waktunya pas liburan semester. Maka saat itu juga saya langsung buru2 mandi dan mempersiapkan pakaian untuk menuju ke bandara.

Sesampai di bandara kami semua (dibaca: fakir2 liburan) yang beranggotakan kerabat, saudara mama dan tentunya om Junaidi yang membiayai kami mulai dari transportasi Makasssar – Surabaya. Keren kan om saya?

Singkat cerita dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, kami langsung terbang ke Surabaya.

Sesampai di bandara Juanda Surabaya kami sudah dijemput oleh tiga mobil. Dua mobil Avanza dan satu mobil Alphard. Saya cuman dapat jatah mobil Alphard Avanza bersama om Junaidi, mama dan kerabatnya karna yang dimobil Alphard itu cuman orang2 yang terpilih dan dituakan.

Anehnya bin sulap dan sulip. Didalam mobil om,... Junaidi bertanya kepada kami

“Kalian tahu tidak alasan kenapa saya mengajak kalian kesini?”




Saya yang tadinya berasumsi kalo kita kesini untuk liburan besar2an secara gratis langsung bertanya-tanya sendiri. Loh kok?. Seketika ekspektasi saya mulai goyah dan memunculkan asumsi baru yaitu untuk :

1. Dijual ke lelaki hidung belang :)
2. Dijadikan patung buaya di monument Surabaya :(
3. Dibawa ke pulau The King (Comic 8) :)

Dan anehnya mendengar pertanyaan dari om Junaidi, mama beserta saudara dan kerabatnya ternyata tidak tahu juga kemana aslinya mereka akan berkunjung. Awalnya mereka semua hanya diberi tahu kalo tujuan ke Surabaya untuk liburan sekaligus berkunjung ke Masjid Sunan Ampel untuk sholat tahajjud disana.

Alhasil, kami menghabiskan waktu tiga jam diperjalanan dengan pertanyaan2 yang bahkan bulan dan bintang malam itu tak dapat menjawabnya. Bayangkan saja kami sampai dari bandara Juanda jam 12 malam dan langsung lanjut perjalanan darat selama tiga jam. 

Akhirnya sampai dilokasi yang entah dimana pukul 3 PAGI!!!!.

Satu persatu mobil yang menjemput kami tadi di bandara sudah sampai dilokasi. Kami semua turun dari mobil sambil saling menatap kebingungan, berdiri dan tinggal diam melihat2 sekitar sambil menerka2....jangan sampai kami dibawa ke padepokan Dimas Kanjeng...

Tempatnya seperti wisma, terus gerbang nya seperti pura atau candi-candi begitu. Pekarangan nya lumayan luas, hijau dan terparkir jelas mobil Alphard dan Hammer di pekarangan nya. 

Setelah berbicara dengan supir yang membawa kami tadi, ternayata kami ada di Kediri pemirsa. Dari yang katanya liburan ke Surabaya, berubah haluan ke Kediri. Seketika perasaan saya mulai gak enak.

Dan kata supir itu, ternyata lokasi tempat kami singgah ini bukan wisma, tapi tempat tinggal pak Bolon, rekan bisnis om Junaidi. Saya tidak mau mikirin lagi siapa pak Bolon itu, setidaknya ini bukan padepokan Dimas Kanjeng!!!!! itu yang pasti....

Sekarang pikiran saya hanya satu. CARI TEMPAT TIDUR!


-R-

Paginya kami dilayani dengan sangat baik walaupun sarapan nya agak sedikit telat. Iya, kita makan pagi jam 11, itupun merangkap makan siang. Makanan disana pun enak2, arsitektur rumah pak Bolon juga terkesan sangat mewah, luas, agak kental dengan arsitektur tradisional jawanya. Kami hari itu sarapan dipinggir kolam pak Bolon, kayak disinetron2 begitu.

Setelah sarapan, disinilah satu persatu pertanyaan tentang tujuan kami kesini terungkap.... 

Pak Bolon langsung mengambil jubah hitamnya papan tulis dan spidolnya.

Lama kelamaan, setelah melahap persentase demi persentase dari pak Bolon, saya akhirnya tiba pada satu kesimpulan bahwa,.. tujuan om Junaidi membawa kami kesini adalah......


------ UNTUK MENGIKUTI SEMINAR MLM ------


BBOOMMMMMM!!!!!!!!!!!!!!!!! 

Dari beberapa saudara mama saya, mereka semua sepakat untuk menolak penawaran pak Bolon untuk mengikuti seminar tesebut (termasuk saya). Rencana nya seminar itu diadakan di Trenggalek. Selesai makan sore, semuanya kompak mengemas barang untuk kembali ke Surabaya. Saya sngat bersyukur dan bahagia waktu itu, akhirnya kami semua tidak ikut :)

Selesai mengemas barang, saya memilih untuk berkeliling rumah pak Bolon yang sudah ramai dikunjungi peserta MLM nya yang sangat antusias. Termasuk pembicara mereka yang memberikan materi sistematis perMLM-an sambil memukul2 papan tulis dan berteriak2

“MAUUU KAYAAAAAA!!!!????”
“MAUUUUUU!!!!!”
“JADI KAYAK ORA USAH KERJA JADI PEGAWAI LAGI!!!!!, CUKUP MENGELUARKAN MODAL SEGINI (menunjuk papan tulis yang bertuliskan nominal uang pendaftaran MLM) BISA BELI MOBIL!, RUMAH! MOTOR! LAPTOP!!!!!! BETULLL???”
“BETULLL!!!!”
“TEPUK TANGAN UNTUK KITA SEMUA!!!!”

Lalu mereka semua bertepuk tangan seakan besok mereka sudah menjadi milyarder…..

Orang2 yang berkunjung ketempat itu bisa dibilang kebanyakan orang pengangguran dan ada juga dari kampung dan daerah2 tertentu. Bisnis ini pintar betul memanfaatkan orang2 yang putus asa.

Setelah berkeliling, saya kembali ke kamar dan terkejut....ternyata hanya sebagian dari kami yang diperbolehkan kembali ke Surabaya sore itu.

Sedangkan saya? disuruh tinggal disana untuk ikut ke Trenggalek mengikuti seminar...Saya tidak kebagian tumpangan karna mobil sudah tidak muat! 

DASAR BANGKAI BAKTERI!!!!!!



Menjelang maghrib kami baru berangkat menuju Trenggalek.

Tiba di Trenggalek kami sampai disalah satu rumah bak seperti istana orang2 turki. Rumahnya berkubah, besar, mewah, luas, ada kolamnya danmushollahnya menjulang tinggi seperti menara. 

Setelah itu kami pun mengikuti seminar dengan pemateri yang spektakuler (hampir merusak papan tulis) mengapa tidak, mereka membawakan materi dengan teriak-teriak sambil memukul2 papan tulis, ini kalo pematerinya lagi sidang skripsi, pasti pengujinya juga mau ikutan bisnis nya dia ini.

Setelah mengikuti seminar yang tidak sedikitpun merubah keputusan kami untuk tidak bergabung malam itu juga tanpa istirahat sedikit pun kami langsung menuju Bandara Juanda Surabaya kemudian bertemu kembali dengan anggota kelompok yang lain untuk kembali ke Makassar. TANPA ISTIRAHAT!!!!!




Kami (baca: korban PHP) pun tiba di Makassar pukul 10 pagi. Dengan keadaan letih, lesu, lemas dan lelah. Otak saya saat itu penuh dengan materi MLM. Kalo ketemu orang bawaanya mau menjelasin dua ke kiri dua ke kanan dapat 8 juta....


Pesan Moral : Jika diajak liburan, selalu sediakan pertanyaan 5W 1H!
Setelah kejadian itu, saya sangat trauma dengan ajakan orang lain untuk liburan kemanapun dan dimanapun. Lebih baik liburan dirumah saja, bersama kenangan masa lalu....


-R-

Bdw, minggu ini tepatnya lusa hari rabu saya diajakin liburan lagi. Tempatnya di Bali - Lombok. semoga diliburan kali ini tidak ada lagi seminar2 MLM, kalo ada, terpaksa saya...........

bergabung..... 

atau kalau tidak lebih baik pulang ke Sulawesi sambil berenang...

Semoga saja liburan disana besok sesuai ekspektasi...Doakan ya :)

54 komentar:

  1. Sayang banget kami ga join waktu itu. Kalo join, mungkin kamu udah jadi top leader, Rey. Hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, klo saya join, sluruh anggota group wwf saya panggil. Trus kita bikin group wwf baru yg anggotanya anak MLM smua...

      Hapus
    2. Rey saran dikit nih, mumpung inget. Tiap post lo kasih readmore aja, biar ga ke-load semua tulisan lo di halaman utama, Biar loading blog lo juga cepet.

      Hapus
    3. Oo, bisa gtu ya...tapi klo dbuka diandroid nnti ke read more sndiri..
      Mmng sih klo dibuka lwat pc, tulisan nya ke load smua...

      Ini masih sya pikirin sih smpe skarang..

      Hapus
  2. Kenapa gak ikutan aja, biar kaya raya lalu memberikan hadiah kepada orang g dicinta, MAU KAYAK DALAM SEMINGGU?

    IYAH PENGEN.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Modal nya gde dian..8 jta! lbih baik orng yg dcinta di traktir mi ayam dripada hrus gabung gtuan... -,-

      Kmu ikutan aja dian...hahahh
      bsok lngsung kaya itu

      Hapus
  3. Lebih baik liburan di rumah saja, bersama kenangan masa lalu, hiks... hiks...

    BalasHapus
  4. Pastinya seru banget itu ya mas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. SERUUUU APANYAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!! T_T

      Hapus
  5. Trus jadi milyader g nih?
    Wah seru yah bang liburannya
    .
    Orang2 yang berkunjung ketempat itu bisa dibilang kebanyakan orang pengangguran dan ada juga dari kampung dan daerah2 tertentu, contohnya elu bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. GAK NIK! KALO JUTAWAN IYA!
      SERU PALAMU MELEDAK! (tulisan ini trinspirasi dari perangkai abjad)

      Iya juga ya....kritis juga kmu nik ...

      Hapus
  6. pastinya liburan yang tak terlupakan....daripada berenang back to Sulawesi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Btul mas buret..sangat membekas di benak yg sangat dalam dan menimbulkan depresi yang sangat amat mendalam bagku tntang liburan...

      Hapus
  7. Hancoook MLM :)))) terus2 setelah anggota keluarga pak Junaidi pada nggak mau, om Junaidi sikapnya gimana?

    Gue penasaran sih ahahaha.

    Eh di Lombok pasti dijamin menyenangkan sih. Hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. SAMPAI SEKARANG DIA MASIH MARAH RUL.....
      DAN SELURUH KORBAN2 AMARAH NYA DILAMPIASKAN PADA KAMI... T_T

      Iya nih rul, ah, syang kmu lagi di malang...tpi mkanan yg kmu saranin kmarin akan sya cari nnti dsana, klo bisa tulisan nya akan sya posting dsini lagi. Muehehe

      Hapus
  8. MAU Kayaaaa ?? | MAU !! | ya Kerja dong !! hahahaa :D

    iyah mending di rumah saja bersama kenangan masa lalu yang bikin nyesek -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jomblo jga nih pasti...sama kyak mas azzet...

      Hapus
    2. bukan jomblo mas reyhan, tapi belum diKasih ajah sama yang Maha Kuasa :)

      Hapus
    3. Bdw, dikasih nya kapan san?
      Tngan saya sdah mulai ditumbuhi lumut2 liar....

      Hapus
  9. wah seru banget liburannya. Udah kaya nih berarti. cieeee orang kaya cieeee~

    BalasHapus
    Balasan
    1. K.A.Y.A.......
      Seandainya kaya bisa merubah wajah menjadi sperti justinus pae...
      Hari itu mngkin aku akan bergabung...

      Hapus
  10. cepat sadarkan om nyaaa sebelum terlambat... sadarkan beliau,,, sebagai keponakan ingatkan dia tentang bahaya mlm penyakit berbahaya, oaalahaaa rasanya tragis bener

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gk akan2 sadar nih kyknya dia...
      Smpe skarang masih marah...dan ngambek...
      Mngkin akan berhenti klo kita smua gbung

      Hapus
    2. ya udah kita ikutan gabung, setelah itu kita pengaruhi untuk meninggalkan cara sesat itu, haha

      Hapus
  11. Hahaha, kalimat penutupnya itu loh.
    Yakin mau berenang buat ngindarin mlm? :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. YAKIN!
      Dan hari ini sya sdah pulang dari bali dan lombok. Hasinya...memuaskan!, muehehe

      Hapus
  12. Gahahah, kasian banget kamu, Rey. Kirain diajak liburan, jalan-jalan ke tempat keren ternyata mau diajak ikut seminar MLM. Ikut aja lah, Rey. Siapa tau jadi Kaya xD

    Bener banget, lebih baik liburan di rumah bersama kenangan masa lalu. Hiks! Tapi terkadang, walaupun engga liburan di rumah, kenangan masa lalu juga suka ikut, ngekor mulu~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nov T_T.... padahal sdah dengan semangat2nya bersiap2 menghadapi petualangan yg besar di Surabaya. Tapi hasilnya dluar ekspektasi..

      Hahahh, pengalaman kamu nov.

      Hapus
  13. Usahakan 5W1H :(( Gue juga sering sih diajak liburan gatau jelasnya ngapain main asal ikut aja nggak nanya2 dulu hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dn untungnya kmu gk bernasib beruntung sperti saya :)

      Hapus
  14. Lumayan lah dapat motivasi hidup, siapa tahu pulang2 disuruh gantiin Mario Teguh yang lagi dilanda kasus.

    Udah dapat banyak quote kan. ikut seminar..

    BalasHapus
    Balasan
    1. QUOTE.... T_T
      Adanya dapat obat buat dijual ziz ..

      Hapus
  15. Bahahaha. Bajingan tengiq! Cekikikan baca postingan ini, Rey. Masih untung lah ya kalau cuma diajakin MLM, bukan dijual ke lelaki hidung belang. Masih untung itu si Pak Bolon dan sekutunya pada mukul papan tulis, bukan mukulin kamu sambil teriak, "MAU KAYAAA?"

    Ciyeeee yang liburan ke Bali. Aku mau nyampein pesan dari Bang Haris ah. Selamat liburan ya, Rey. Have fun. Jangan memerawani gadis Bali kayak Keenan memerawani Luhde di film Perahu Kertas. Asliiiik Bang Haris kesel katanya sama Keenan. Yaudah gitu aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Astaga...seandainya waktu kecil mama saya mukul kyak gtu smbil nanya2 "MAU KAYA?" Mngkin sya udah kaya sampe skarang...

      .....

      Semuanya sudah terlambat icha'...smuanya sudah terjadi...mereka telah memerkosa ku tnpa belas kasih...smua lubang telah dilindas...

      Hapus
  16. PARAH BANGET ASLI. WOAHAAHA ANJIRRRR. Sekarang keluarga pun jahat, ya. Sampe diajak gabung MLM. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. PARAH ABIS YOG. GK NYANGKA KLO LIBURAN NYA JADI KYK GINI..
      Tapi diliburan kali ini, jauh dari kata seminar2an...gk ada MLM lagi,...gk ada pak bolon lagi...yg ada hanyalah #bahagiaItuSederhana.. :)

      Akupun merasa senang...

      Hapus
  17. Anjay,
    Liburan macam apa ini ?
    diajak MLM !!?
    Kiamat sudah dekat !

    inisih sama aja diajak ke lobang neraka ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, rul...
      Klo gw tau bgini ceritanya..mnding saya lburan sendiri ke dieng kyak kamu..

      Hapus
  18. Beughhh... iya bener, kalau liburan, walau gratis kudu tanya dulu itinerary-nya jelas2. Lagian orang Makassar mah nggak perlu puyeng2 liburan. Orang lain aja pada nabung2 biar bisa ke Losari dll. Semoga liburan selanjutnya asyik ya, Reyhan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, mba nita' biasa aja..emng seberapa bnyak yg pngen liburan ke Makassar?
      Ya, Allhmadulillah mba, kemarin liburan nya ckup memuaskan...setidaknya tdak terlalu menguras kantong, hehe

      Hapus
  19. Teknik ini tuh, bagi para MLM udah dianggap biasa. Membohongi. Ya, yang awalnya cuman diajak jalan2. Tau-taunya malah diajak gabung.

    Jadi gimana? Gue harus gabung ke mana, ni Rey? XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gbung ke hatiku aja mas :) muehehe

      Hapus
  20. Sumpah gue ngakak2,... bukanya gak paham sama tulisanya... gambar muke loe yang berbeda jauh dari aslinya ini bikin w scroll keatas liat lagi... scroll lagi keatas gue liatin lagi... gak ada bosen2nya deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto yg mana dhi'? masa sih muka saya berbeda jauh dari aslinya?

      Hapus
  21. Ya nanti deh gue bikin yang lebih absurd lagi muke loe ya...hhehe

    BalasHapus
  22. Udah ikut MLM, nggak afdol kalau tidak membuat tutorial menjadi kaya. Mau kaya?! MAU BANGET LAH! :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wanjerrr...
      Klo kmu yg ikutan rob, lumayan itu follower kmu bisa dijadiin anggota2 MLM trus kmu yg jadi leadernya. Bisa kaya itu.

      Hapus

Singgah ki' :)