Sabtu, 21 November 2015

Bintang di Minggu pagi


Malam ini sabtu malam
Malam yang tak ramah bagi kesendirian
Malam bertemunya dua insan
Yang saling mengungkap rindu

Didalam bilik aku masih duduk sendiri
Bersandarkan kursi karat
Dibungkus dengan gelap
Bermimpi masih banyak cahaya
Yang lebih dari lilin kecil ini

Menulis bait per bait harapan

Diluar sana orang bersenang-senang
Menghabiskan waktu dengan riang
Tangannya erat saling memegang

Makan malam yang lebih nikmat
Dari mi instan yang kusantap malam ini

Menghangatkan diri satu sama lain
Jauh lebih dari dinginku malam ini

Malam per malam sama saja
Baris per kata dari kesedihan ini
Tak tau harus singgah dimana

Bahkan bintang esok pagi
Tak tau harus mengadu kesiapa.


21 November 2015
Penulis : Muhammad Reyhan Ismail

(Sumber gambar : blog.horizonsuniversity.org)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Singgah ki' :)